Prosa.ai Raih Pendanaan Seri A yang Dipimpin GDP Venture

by Wartaekonomi.co.id
Prosa.ai Mendapatkan Pendanaan Seri A dari GDP Venture

Prosa.ai, perusahaan startup berbasis Artificial Intelligence (AI) yang berfokus pada teknologi pemrosesan teks (Natural Language Processing) dan suara (Speech) dalam Bahasa Indonesia, baru saja mendapatkan pendanaan strategis series A yang dipimpin oleh GDP Venture.

CEO Prosa.ai, Teguh Eko Budiarto mengatakan, perusahaan sangat gembira mendapatkan pendanaan series A dari GDP Venture, setelah sebelumnya Prosa.ai juga menerima seed funding dari GDP Venture.

"Pendanaan yang kami dapatkan akan kami gunakan untuk memperkuat tim kami, meningkatkan kualitas produk dan data kami menjadi lebih baik lagi. Beberapa produk kami yang akan kami tingkatkan lagi kualitasnya, seperti Prosa Hoax Intel, NLP Toolkit API, Concept-Sentiment, Chatbot NLP Processing, Text Data Sets, Voice Biometrics, Speech Datasets, Speech-to-Text, Text-to-Speech, Conversational Analytics and Meeting Analytics for Bahasa Indonesia,“ ungkap Teguh, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Menanggapi Teguh, Martin Hartono, CEO dari GDP Venture mengungkapkan alasan pendanaan ini, walaupun jumlah talent AI terbatas termasuk di Indonesia, tetapi para pendiri Prosa.ai menunjukkan bahwa Indonesia mampu untuk mengembangkan teknologi AI dan Prosa.ai pun telah menunjukkan progress yang sangat baik dalam waktu singkat.

"AI merupakan teknologi yang sedang berkembang dan sangat dibutuhkan untuk menunjang industri-industri lainnya, sehingga berinvestasi pada teknologi AI merupakan suatu investasi strategis untuk kami yang juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam kemajuan teknologi di Indonesia," kata Martin.

Sementara itu, On Lee, CTO GDP Venture dan CEO & CTO GDP Labs yang merupakan salah satu Board Directors dari Prosa.ai mengatakan, GDP Venture sangat senang diberi kesempatan untuk mendanai Prosa.ai.

"Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan AI terbaik di Indonesia yang didirikan oleh founders yang kredibel dan mempunyai pengalaman dibidang AI dibarengi dengan tim yang solid dan teknologi yang handal," ujar Lee.

Prosa.ai yang didirikan sejak tahun 2018, dalam waktu satu tahun berhasil memiliki lebih dari 20 orang Data Scientists yang berfokus pada AI, 16 orang data annotators, (Linguistics) NLP & Speech products, data dan services yang berasal dari industri teknologi, pemerintahan dan akademisi.

Belum lama ini, Prosa.ai bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia meluncurkan Chatbot AntiHoaks di platform aplikasi Telegram dan dapat terkoneksi melalui akun @chatbotantihoaks. Chatbot Antihoaks berfungsi untuk mengecek berita, artikel atau tautan yang diberikan oleh masyarakat melalui fitur chat. Kemudahan pengaksesan chatbot ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi berita hoaks yang meresahkan masyarakat.

Related articles: 

https://dailysocial.id/post/pendanaan-seri-a-prosa-ai

https://www.merdeka.com/teknologi/gdp-venture-kucurkan-investasi-series-a-ke-prosaai.html

https://www.dealstreetasia.com/stories/prosa-gdp-venture-140868/

Share this Article

Back